UNTAG Surabaya Mendukung Kegiatan Mahasiswaan Yang Berorientasi Pada Kompetisi Dan Prestasi

Selasa, 18 Oktober 2016 - 11:53:28 WIB
Dibaca: 95 kali

UNTAG Surabaya akan selalu mendukung kegiatan organisasi kemahasiswaan yang berorientasi pada kompetisi dan prestasi baik tingkat lokal, nasional, dan internasional. Menurut Wakil Rektor I UNTAG Surabaya Dr. Andik Matulessy, M.Si, mahasiswa masih harus terus meningkatkan prestasi mereka terutama dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

PKM adalah suatu wadah yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya.

“Kegiatan mahasiswa yang berorientasi kepada prestasi sudah ditekankan oleh universitas sejak tahun 2014. Untuk itu, semua aktivitas organisasi kemahasiswaan baik UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), HIMAJUR (Himpunan Mahasiswa Jurusan), dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) harus mengarah pada kompetisi,” kata Dr. Andik kepada warta17agustus.com di kantornya, Senin (17/10/2016).

Lebih lanjut Dr. Andik mengatakan, dengan adanya kompetisi maka harapannya mahasiswa akan terbiasa dengan persaingan. Tetapi, kata dosen Fakultas Psikologi itu bahwa prestasi mahasiswa yang perlu mendapat perhatian lebih adalah PKM, karena PKM menjadi tolok ukur utama dan sangat penting  dalam mendukung kemajuan universitas.

Ada tujuh jenis kegiatan dalam program PKM yaitu: PKM Penelitian (PKMP), PKM Penerapan Teknologi (PKMT), PKM Kewirausahaan (PKMK), PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKMM), PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI), PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT), dan PKM Karya Cipta (PKM-KC).

 “Universitas akan mengubah Surat Keputusan (SK) terkait sistem kredit prestasi mahasiswa, yang mana 50 prosennya adalah dari PKM yang lolos, yang bisa upload proposal PKM 10 prosen,” tambah Dr. Andik.

Program PKM melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat)  memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar, berkarya, berkreativitas untuk meningkatkan kemampuan yang mempunyai daya saing.

“Juga yang mendapat beasiswa, baik bidik misi, beasiswa peningkatan prestasi akademik, dan beasiswa prestasi bagi keluarga kurang mampu, mereka berkewajiban membuat proposal PKM,” pungkasnya.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh mahasiswa jika ingin proposal PKM-nya diterima Dikti, diantaranya baca dan pahami buku panduan yang disediakan, pahami perbedaan substansi antara PKM yang satu dengan PKM yang lain, pahami aturan tentang yang diizinkan dan yang tidak dizinkan. Selain itu, pahami kelengkapan yang harus disertakan, patuhi format, dan sistematika kepenulisan yang telah ditetapkan.

 

Komentar