KabarBaik.co – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menghadirkan solusi teknologi tepat guna berupa alat pencacah rumput untuk membantu peternak sapi di Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Program pengabdian yang berlangsung pada 7–18 Januari 2026 ini menyasar peternak sapi, Maslikan, guna mengatasi kendala pengelolaan pakan ternak konvensional yang dinilai kurang efisien.
Dosen pembimbing lapangan, Muhammad Ridha Febriyani, S.H., M.Kn., M.H., menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari pengamatan terhadap kebiasaan peternak yang memberikan rumput dalam kondisi utuh.
“Pakan utuh memakan banyak tempat, mudah lembap, dan banyak yang terbuang karena terinjak sapi. Dengan alat ini, pekerjaan peternak menjadi lebih efisien dan pakan lebih berkualitas,” ujar Ridha, Selasa (13/1).
Alat pencacah rumput tersebut dirancang khusus menggunakan tenaga listrik rendah, yakni sebesar 150 watt, dengan kemampuan mencacah rumput hingga ukuran 1–3 sentimeter.
Salah satu mahasiswa pelaksana dari program studi Teknik Industri, Vincentius Gabriel, menyebutkan bahwa desain alat disesuaikan agar mudah dioperasikan dan dirawat secara mandiri oleh warga.
“Kami merancang alat ini agar ringkas namun bertenaga, sehingga proses penyiapan pakan harian sapi bisa dilakukan lebih cepat dan rapi saat disimpan di kandang,” jelas Vincentius...........
Sumber: https://kabarbaik.co/inovatif-alat-pencacah-rumput-mahasiswa-untag-surabaya-ringankan-beban-peternak-desa-candiwatu/