Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melalui Badan Penjaminan Mutu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemeringkatan International QS dan THE pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Ruang Meeting Room Lantai 3 Gedung R. Ing. Soekonjono. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop Pemeringkatan Internasional Universitas yang telah diikuti sebelumnya, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan institusi menuju pengakuan global.
Kegiatan sosialisasi secara resmi dibuka oleh Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, ST., MT., yang dalam arahannya menegaskan bahwa pemeringkatan internasional bukan sekadar target reputasi, melainkan bagian dari transformasi kelembagaan yang terukur dan berkelanjutan. Rektor menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh unit kerja dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola berbasis data, serta meningkatkan daya saing akademik di tingkat global.
Dalam sambutannya, Rektor juga menggarisbawahi bahwa kesiapan mengikuti pemeringkatan internasional harus dibangun melalui sinergi lintas unit, penguatan sistem dokumentasi kinerja, serta konsistensi dalam pencapaian indikator strategis universitas. Menurutnya, pemeringkatan menjadi instrumen refleksi untuk melihat posisi dan peluang pengembangan Untag Surabaya di kancah internasional.
Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Wiwik Afifah, S.Pi., SH., MH. selaku Ketua Badan Penjaminan Mutu, serta Dr. Eka Marlina, ST., MT. selaku Kabid Pengembangan Program dan Akreditasi International Badan Pengembangan Akademik. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif indikator dan metodologi pemeringkatan internasional seperti QS World University Rankings dan Times Higher Education World University Rankings sebagai tolok ukur daya saing perguruan tinggi di tingkat global.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan dan unit strategis universitas, antara lain Badan Penjaminan Mutu, Badan Pengembangan Akademik, Badan Kerjasama, Badan Perpustakaan, BPSDM, LPPM, Biro Akademik, Biro Non Akademik, Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Biro Rektor, serta perwakilan Manajemen Gedung dan Landscape. Kehadiran lintas unit tersebut mencerminkan komitmen kolektif Untag Surabaya dalam mendukung pencapaian indikator internasionalisasi secara terintegrasi.
Dalam sesi materi, dijelaskan bahwa pemeringkatan internasional mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari reputasi akademik, kualitas pengajaran, produktivitas riset dan sitasi, kolaborasi internasional, hingga dampak lulusan. Oleh karena itu, setiap unit kerja memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendukung penguatan kinerja institusi secara menyeluruh dan terdokumentasi.
Dr. Wiwik Afifah menegaskan bahwa partisipasi dalam pemeringkatan internasional merupakan bagian dari strategi penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berorientasi pada continuous improvement. Sementara itu, Dr. Eka Marlina menambahkan pentingnya penyelarasan indikator kinerja universitas dengan parameter global, termasuk peningkatan visibilitas publikasi internasional dan penguatan jejaring kerja sama luar negeri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unit kerja memahami peran strategisnya dalam mendukung agenda pemeringkatan internasional. Sinergi dan komitmen yang terbangun menjadi fondasi penting dalam mempercepat langkah Untag Surabaya menuju universitas berdaya saing global dengan tata kelola yang unggul, kredibel, dan berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan komitmen tindak lanjut berbasis unit kerja sebagai bagian dari upaya sistematis dalam mewujudkan internasionalisasi Untag Surabaya secara terukur dan berkesinambungan.