Detail Berita

Untag Surabaya Laksanakan Penandatanganan MoU dan Benchmarking dengan Untag Samarinda

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus benchmarking dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Rektorat Lantai 3, Gedung R. Ing. Soekonjono.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Untag Surabaya dalam memperkuat jejaring kerja sama antar perguruan tinggi serta meningkatkan mutu tata kelola pendidikan tinggi melalui praktik baik (best practices) yang dapat diadopsi secara berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Untag Surabaya, antara lain Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro, Wakil Rektor I Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, Wakil Rektor II Supangat, serta Wakil Rektor III Dr. Sumiati. Turut hadir pula Dekan Fakultas Psikologi, Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Badan Kerjasama, serta Ketua Program Studi Magister Profesi Psikolog.

Sementara itu, dari Untag Samarinda, kegiatan ini dihadiri oleh Rektor beserta jajaran pimpinan universitas, yang turut berpartisipasi aktif dalam diskusi dan pertukaran pengalaman terkait pengelolaan perguruan tinggi.

Dalam sesi benchmarking, pembahasan difokuskan pada implementasi sistem penjaminan mutu internal di perguruan tinggi. Beberapa isu strategis yang didiskusikan meliputi mekanisme pengisian Beban Kinerja Dosen (BKD) dan langkah antisipatif apabila terdapat dosen yang tidak memenuhi kewajiban tersebut, strategi persiapan akreditasi untuk mencapai peringkat Unggul, serta identifikasi komponen penilaian tertinggi dalam proses akreditasi.

Selain itu, diskusi juga mengangkat pentingnya penguatan tata pamong agar berjalan secara efektif dan akuntabel, termasuk praktik pelaksanaan audit mutu internal. Pertanyaan terkait frekuensi audit, mekanisme pelaksanaan audit setiap semester, serta penanganan apabila auditor tidak menyelesaikan kertas kerja audit turut menjadi perhatian dalam forum ini.

Lebih lanjut, dibahas pula peran auditor dalam sistem penjaminan mutu, termasuk batasan kewenangan auditor dalam pengambilan keputusan strategis seperti diferensiasi misi program studi, sehingga tetap menjaga independensi dan objektivitas proses audit.

Dalam kesempatan tersebut, Untag Samarinda menyampaikan bahwa beberapa program studinya telah memperoleh akreditasi “Baik Sekali” dan berada dalam kondisi yang stabil. Namun demikian, melalui kegiatan benchmarking ini, kedua institusi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola menuju standar yang lebih tinggi.

Melalui penandatanganan MoU dan kegiatan benchmarking ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Untag Surabaya dan Untag Samarinda dalam pengembangan sistem penjaminan mutu, peningkatan kualitas akademik, serta pencapaian akreditasi unggul di masa mendatang.

logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya