Surabaya – Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Audit Mutu Internal (AMI) Pengelolaan Laboratorium pada Jumat, 24 April 2026, bertempat di Gedung R. Ing Soekonjono, Meeting Room Rektorat Lantai 3. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem penjaminan mutu internal, khususnya dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan berupa laboratorium.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Ketua BPM, Ketua Audit Mutu Internal Akademik (AIMA), para Wakil Dekan, serta perwakilan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) di tingkat fakultas. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium secara sistematis dan terstandar.
Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Wiwik Afifah, S.Pi., SH., MH. selaku Ketua BPM Untag Surabaya. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pelaksanaan audit mutu internal sebagai instrumen evaluasi yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar, tetapi juga sebagai sarana peningkatan berkelanjutan (continuous improvement) dalam pengelolaan laboratorium.
Selanjutnya, pemaparan materi utama disampaikan oleh Dian Setiya Widodo, ST., MT. selaku Ketua AIMA. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara rinci mengenai kertas kerja audit laboratorium, meliputi aspek standar yang digunakan, indikator penilaian, hingga mekanisme pelaksanaan audit yang mengacu pada siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh unit terkait dalam mempersiapkan proses audit.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memotret secara objektif kondisi dan pengelolaan laboratorium di lingkungan Untag Surabaya, sehingga dapat diketahui tingkat kesesuaian terhadap standar yang telah ditetapkan. Melalui audit ini, diharapkan setiap unit mampu mengidentifikasi kekuatan serta area yang perlu ditingkatkan dalam pengelolaan laboratorium.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan instrumen akreditasi, khususnya pada aspek sarana dan prasarana pendukung pembelajaran. Hasil dari Audit Mutu Internal ini diharapkan mampu menjadi bukti kinerja yang kuat dalam proses akreditasi, baik oleh BAN-PT maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, BPM Untag Surabaya berharap seluruh unit kerja dapat lebih siap dalam menghadapi pelaksanaan audit serta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan komitmen universitas dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing.
