Surabaya, 25 November 2025 – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) tahun 2025 pada Rabu (12/11/2025) di Ruang Q-210, Gedung Roeslan Abdulgani. Rapat yang dihadiri oleh seluruh pimpinan rektorat, dekan, kepala badan, lembaga, biro, dan unit.
Dalam sambutannya, Rektor Untag Surabaya menekankan bahwa RTM bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum refleksi untuk evaluasi kinerja lembaga secara keseluruhan. Beliau menginstruksikan Badan Penjaminan Mutu (BPM) untuk segera melaporkan temuan dan capaian, serta mendorong seluruh pimpinan untuk bersinergi dengan komitmen penuh guna memastikan keberlangsungan dan kemajuan universitas.
Dr. Witvik Afifah, S.Pi., S.H., M.H., Ketua BPM, memaparkan hasil audit internal yang menunjukkan rata-rata capaian unit kerja sebesar 88,16%, fakultas 87,8%, dan program studi (prodi) bervariasi di setiap fakultas, dengan Fakultas Teknik (FT) mencatat rata-rata terendah (67,06%).
Beberapa temuan kritis yang diidentifikasi antara lain:
Keterlambatan Penyusunan Dokumen Perencanaan: Hampir semua unit, fakultas, dan prodi belum memiliki draft Rencana Strategis (Renstra) 2026-2030.
Rendahnya Capaian Luaran Tridharma: Minimnya jumlah penelitian, publikasi di jurnal internasional, pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta prestasi akademik dan non-akademik mahasiswa.
Permasalahan Sumber Daya Manusia (SDM): Rasio dosen terhadap mahasiswa, jumlah tenaga profesional (seperti pustakawan dan laboran bersertifikat), serta pengembangan karir dosen.
Kualitas Layanan dan Fasilitas: Hasil survei mahasiswa menyoroti keluhan seperti WiFi yang lemot, kelengkapan laboratorium yang kurang, jam layanan perpustakaan yang terbatas, serta kualitas layanan administrasi yang perlu ditingkatkan.
Rekomendasi dan Tindak Lanjut Konkret
Merespons temuan tersebut, BPM telah menyusun sejumlah rekomendasi tindak lanjut yang terbagi dalam jangka pendek (< 6 bulan) dan jangka panjang (> 6 bulan). Rekomendasi tersebut mencakup:
Percepatan penyusunan Renstra 2026-2030 di semua unit.
Peningkatan kerja sama penelitian dan publikasi internasional.
Penguatan strategi rekrutmen dan peningkatan kualifikasi dosen.
Sertifikasi tenaga laboran dan pustakawan.
Perbaikan fasilitas pendukung seperti WiFi dan ruang diskusi.
Digitalisasi dan integrasi sistem dokumen mutu.
Seluruh pimpinan diinstruksikan untuk segera melaksanakan rekomendasi dan mengumpulkan bukti pelaksanaannya melalui tautan yang telah disediakan: https://bit.ly/RTLuntagsby2025.
Analisis Penurunan dan Tantangan ke Depan
Dalam diskusi, Wakil Rektor I menambahkan pentingnya kesiapan universitas menghadapi kewajiban baru pada 2026, seperti penyusunan laporan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta kemungkinan penyesuaian kontrak kinerja.
Komitmen Bersama untuk Peningkatan Berkelanjutan
Sebagai penutup, rapat menegaskan komitmen bersama untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Sinergi dan tindak lanjut yang cepat dan tepat dari seluruh pimpinan menjadi kunci untuk mengembalikan tren positif kinerja universitas, memastikan peningkatan mutu yang berkelanjutan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan serta standar baru di masa depan.

